(sebelah kanan)
Danis Guntur Pratama, lahir pada
tanggal 24 juli 1990, ia adalah anak pertama dari pasangan suami istri Haris
Setyawan dan Surani. Selain itu ia mempunyai 3 saudara, 1 adik laki-laki dan 2
adik perempuan. Ia merupakan sosok yang ceria dan mudah bergaul. Ia memulai
jenjang pendidikannya di TK Kartika XIII pada umur 5 tahun. Ia termasuk anak
yang mudah menangkap apa yang diberikan oleh gurunya. Ia juga disegani
teman-temannya karena ia adalah anak yang ramah. Setelah 2 tahun bersekolah di TK
tersebut, Danis melanjutkan sekolahnya ke SD Gelangan 3.
Masa SD, ia memulai sekolahnya
pada umur 7 tahun di SD Gelangan 3 Magelang. SD tersebut berlokasi di dekat
rumahnya. Selama bersekolah ia banyak dapat memperoleh prestasi sebagai bintang
kelas selama 6 tahun berturut-turut. Setelah 6 tahun bersekolah dia melanjutkan
sekolah ke SMP N 4 Magelang.
Masa SMP, ia bersekolah di SMP N
4 Magelang. Ia dikenal sebagai anak yang pintar. Ia mempunyai hobi bermain
bola. Pada saat istirahat sekolah ia sering bermain bola dengan teman-temannya
di lapangan sekolahnya. Prestasinya selama di SD dibawa juga ke SMP. Ia
termasuk 3 besar. Kemudian setelah 3 tahun bersekolah di SMP, ia melanjutkan
sekolah k SMK N 1 atau SMK Cawang
Masa SMA, ia bersekolah di SMK N
1 Magelang atau SMK Cawang. Semakin bertambahnya usia, Danis mulai mempunyai
teman yang berbagai macam. Sampai suatu saat ia dia diajak ikut tawuran dengan
SMK lain. Ia dipaksa karena jika tidak ikut maka dia dianggap sebagai pengecut.
Akhinya ia ikut saja. Setelah pulang sekolah ia dan teman-temannya tawuran di
sisi jalan. Ia sempat kena benda tajam dan berdarah. Setelah cukup lama, ia
pulang ke rumah dan seragamnya berlumuran darah. Orang tuanya merasa kecewa
pada Danis karena selama ini ia merupakan anak yang berprestasi. Selama
beberapa hari dia didiamkan orang tuanya. Akhirnya Danis meminta maaf kepada
orang tuanya dan berjanji untuk berubah. Sisa sekolahnya yaitu 2 tahun
dimanfaatkan Danis untuk berubah dan menjadi anak yang teladan. Sampai suatu
saat ia hanya iseng mengikuti pendaftaran pekerjaan di PT Showa di Jakarta.
Setelah lulus sekolah ternyata ia
sudah dikontrak perusahaan tersebut. Kemudian ia mengambil pekerjaan tersebut
dan mulai bekerja dengan giat. Hanya selama beberapa bulan ia sudah bisa
membelikan orang tuanya motor. Ia juga membelikan adik-adiknya handphone.
Keluarganya sangat bangga kepadanya.

